Untuk kamu yang mungkin sedang tersenyum...
Malam ini lagi-lagi aku kefikiran tentang mu. Sudah makankah kamu? Istirahat dengan cukup kah kamu? Bagaimana harimu? Apakah berjalan sesuai dengan rencanamu?
kamu tak pernah lelah mengitari otakku, berlari lari seakan otakku ini adalah lapanganmu, tempatmu bermain tanpa rasa lelah.
Namun, apakah kamu disana merasakan hal yang sama denganku? Memikirkanku misalnya? Ah sudahlah itu tidak mungkin bukan? Saat ini aku hanya sedang bermain dengan anganku.
Namun tidak hanya otakku yang mendapatkan efek darimu, pipiku ikut bersemu dan menarik ujung ujung bibirku agar menampakan senyumnya, senyum yang selalu muncul karenamu. Iya, selalu karena kamu.
Sudahlah, aku terlalu lelah untuk berangan angan yang lebih jauh tentangmu malam ini. Jadi wujudkanlah anganku kali ini, kamu.
Malam ini lagi-lagi aku kefikiran tentang mu. Sudah makankah kamu? Istirahat dengan cukup kah kamu? Bagaimana harimu? Apakah berjalan sesuai dengan rencanamu?
kamu tak pernah lelah mengitari otakku, berlari lari seakan otakku ini adalah lapanganmu, tempatmu bermain tanpa rasa lelah.
Namun, apakah kamu disana merasakan hal yang sama denganku? Memikirkanku misalnya? Ah sudahlah itu tidak mungkin bukan? Saat ini aku hanya sedang bermain dengan anganku.
Namun tidak hanya otakku yang mendapatkan efek darimu, pipiku ikut bersemu dan menarik ujung ujung bibirku agar menampakan senyumnya, senyum yang selalu muncul karenamu. Iya, selalu karena kamu.
Sudahlah, aku terlalu lelah untuk berangan angan yang lebih jauh tentangmu malam ini. Jadi wujudkanlah anganku kali ini, kamu.
With love,
Aqira Pakuan Zahra
Tidak ada komentar:
Posting Komentar